BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Kamis, 10 Desember 2009

Gemetar Hati-ku,Melihat Kau Menangis

Aku mulai berpikir seandainya besok memang tidak pernah ada, akankah aku memulai untuk mengatakan bahwa aku sayang kamu, bun. Bisa terhitung dengan jari berapa kali aku mencium pipi dan kening ibuku. Mungkin setahun sekali pada saat setelah sungkeman lebaran.Sebegitu apatisnya aku terhadap ibuku dan ayahku sendiri. Apakah aku terlalu sombong hingga akhirnya aku bahkan tidak pernah memperlakukan mereka sebagaimana mestinya mereka harus diperlakukan dengan kasih dan cinta. Mungkin ayahku juga bukan tipe orang yang kasih mengasihi, tapi tidak bisakah aku yang terlebih dahulu mencoba untuk mengasihi mereka. Selama ini aku selalu berdoa untuk kesehatan, kesejahteraan mereka. Tapi aku selama ini tidak sadar bahwa aku tidak melakukakn sesuatu yang riil. Semua hanya fana. Mama selalu mendoakan aku, tetapi apakah aku pernah berterima kasih akan doa yang selalu dia panjatkan ke Allah untuk segala keberhasilan yang dia berikan untuk anak-anaknya.Untuk yang sekian kalinya aku telah membuat kau menangis lagi. Aku tak tahu berapa banyak air matamu jatuh sia-sia gara-gara aku ibu. Aku selalu gemar membuat kau menangis atas perlakuanku padamu. Tetapi, tak sedikpun kau membenci bahkan menjauhi aku. Ingatkah ibu banyak sekali kenangan yang kita lalui. Tak terasa umurku telah menginjak 16 tahun Lihatlah aku ibuku tercinta. Buah hatimu yang dulu masih kau bimbing bicara dan berjalan kesana kemari sekarang tlah menjadi seorang gadis dewasa walaupun seringkali aku masih bermanja-manja kepadamu. Suatu ucapan yang selalu kau ucapkan padaku ibu "vi, dadi anak seng pinter ibu nek kene mesti dungakno awakmu" . Tak tahu kenapa setiap ibuku berkata seperti itu air mataku tak bisa kutahan lagi . Dan aku tak mau ibuku melihat air mataku jatuh dipipi manisku. Aku tak mau membebani pikiranya lagi. Untuk sekarang, esok , dan selamanya kau tetap menjadi IBUKU hingga matahari terbit dari barat kau tetap IBUKU



Sebuah puisi untuk "MY HERO"
Dia seseorang yang begitu tenang dan halus
Kelembutan terpancar dari sorot matanya
Terasa begitu teduh di sisinya
Keramahan terpancar dari senyuman dan tawanya
Kasih sayangnya tertuang dalam pelukan hangat dan belaiannya
Dan ketegasan tertuang dalam suara dan tindakannya
Dia berani mempertaruhkan nyawanya saat mengandung dan melahirkan
Dia membesarkan dan mendidik dengan penuh kasih
Sebagai wujud cintanya yang mendalam

Tidak pernah merasa jemu dan letih walau sedetik
Selalu memberi petuah dikala gejolak keremajaan melampaui batas
Tidak memperhitungkan jasa dan waktu yang telah diberikan
Selalu menaruh harapan dan dorongan
Hingga setiap anaknya menjadi lebih baik dari dia
Dan doanya tidak pernah putus dipanjatkan untuk kita
Sungguh sosok yang mulia
Dan tidak ada seorang pun yang dapat menggantikan posisi mu

Di setiap hati kami






Nie saat aku makan malem ma bundaku >,<


Photobucket




Moment yang tak pernah aku lupakan . I LOVE MOM 'N DAD


Photobucket







2 komentar:

Prawoto R. Sujadi mengatakan...

Vi... aku baca tulisanmu .. sunggu terenyuh sekali.. ibarat aku membuka lemabaran arsip2 ku yang ada di rumah kampung bersama ayah dan ibuku...

Ya itulah vi... namany anak.. dan saya yakin ibumu mengerti namnya anak-anak.. tapi setelah 16 tahun kamu bukan anak2 lagi...

itu artinya kamu harus bisa berfikir lebih dewasa dan bisa berbuat samakin baik... oleh karena itulah tugas menulis ini aku suruh untuk semua murid2 SMA2 ...

Berbanggalah dengan SMU 2 karena masihg ada yang peduli untuk mengingatkan hal ini terhadap diri siswanya termasuk kamu... inilah salah satu pelajaran yang tidak ada dalam kelas dan sangat esensial untuk dilakukan.

Teruslah berjuang nak... ada banyak harapan di pundakmu dari kedua Orang tuamy dan orang2 yang menyayangi mu...

Salam
Mr. Prau

Djibrat Asmara mengatakan...

Sungguh sebuah karya yang menakjubkan..
hati ini bergetar ketika seorang vivi mampu mencium kening dan pipi bundanya,, ada apa denganku yang blm pernah mengecup kening ibundaku dengan gengangerakan hati yang terdalm,,
kata -kata yg qm gunakan sungguh mnawan vi,,